Sekilas PKBM

Undang- undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah menetapkan bahwa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai salah satu satuan Pendidikan Non Formal dalam perkembangannya tidak hanya telah menunjukkan kuantitas tetapi juga dari sisi kualitas.

Dalam buku Direktori (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) PKBM Propinsi Jawa Barat mengungkapkan bahwa :

“Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah suatu wadah berbagai pembelajaran masyarakat yang diarahkan pada pemberdayaan potensi untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan budaya”.

PKBM dibentuk oleh masyarakat, merupakan milik masyarakat dan dikelola oleh masyarakat untuk memperluas pelayanan kebutuhan belajar masyarakat. Pembentukn PKBM dilkukan dengan memperhatikan sumber-sumber potensial yang terdapat pada daerah yang bersangkutan terutama jumlah kelompok sasaran dan jenis usaha/keterampilan yang secara ekonomi, social, budaya, pendidikan dan kesehatan dapat dikembangkan untuk meningkatan kesejahteraan warga belajar khususnya dan warga masyarakat sekitarnya.

PKBM mulai berdiri secara alami telah ada sejak manusia mengenal kegiatan belajar bersama, namun secara kelembagaan PKBM mulai dirintis pembentukkannya sejak bulan Agustus 1998. Fungsi utama PKBM adalah sebagai wadah kegiatan belajar masyarakat untuk meningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk mengembangkan diri dan masyarakat.

Merujuk kepada fungsi utama PKBM, ada empat bidang kegiatan yang perlu dikelola oleh PKBM, yaitu sebagai berikut :

  1. Pendidikan, meliputi kegiatan :
    1. Pembimbingan atau penyuluhan
    2. Pengajaran dan pelatihan
  2. Pelayanan informasi, meliputi kegiatan :
    1. Menghimpun : informasi dari PKBM, masyarakat sekitar, dan lembaga luar
    2. Memberikan layanan informasi kepada masyarakat sekitar dan lembaga luar
  3. Jaringan Informasi dan kemitraan, meliputi kegiatan :
    1. Mengembangkan jaringan informasi dan kemitraan dengan lembaga yang ada di dalam maupun di luar masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan di PKBM maupun di lembaga mitra
    2. Memelihara jaringan yang telah terbina
  4. Pembinaan tenaga kependidikan PKBM, meliputi kegiatan :

Meningkatkan kualitas tenaga pengelola dan tenaga pendidik (tutor, narasumber, instruktur) baik dilakukan secara mandiri maupun atas fasilitas dari luar.

Program kegiatan PKBM pada prinsipnya segala bentuk kegiatan belajar masyarakat dapat dilakukan di PKBM. Program pembelajaran yang diselenggarakan di PKBM adalah program-program yang paling dibutuhkan oleh masyarakat sekitarnya, baik program Pendidikan Non Formal maupun program lainnya yang dikembangkan oleh lintas sektoral, yang meliputi :

  1. Program Pendidikan Non Formal antara lain :
    1. Pendidikan keaksaraan
    2. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
    3. Paket A setara SD
    4. Paket b setara SMP
    5. Paket c setara SMA
    6. Kelompok Belajar Usaha (KBU)
    7. Magang
    8. Pendidikan Pemberdayaan Perempuan
    9. Kursus
    10. Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill)
  2. Program lain (lintas sektoral)
    1. Pos Yandu
    2. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
    3. Bina Keluarga Balita
    4. Karang Taruna
    5. Kepemudaan
    6. Kegiatan Usaha

Sarana dan prasarana yang harus disediakan PKBM merujuk kepada empat bidang kegiatan yang dikelola di PKBM adalah sebagai berikut :

  1. Pendidikan meliputi :
    1. Ruangan atau tempat yang memadai dengan jumlah warga belajar
    2. Kurikulum atau program pembelajaran
    3. Perlengkapan untuk kegiatan pembelajaran tenaga pendidik dan warga belajar
    4. Dokumen/administrasi kemajuan perkembangan hasil kegiatan pendidikan
    5. Bahan ajar dan alat peraga/praktek untuk tenaga pendidik dan warga belajar
  2. Pelayanan informasi meliputi :
    1. Perpustakaan sederhana
    2. Ruang penyajian bahan informasi (pengumuman, data PKBM, surat kabar,dll)
    3. Dokumen untuk catatan hasil pelayanan informasi
  3. Jaringan informasi meliputi :
    1. Tempat atau ruang untuk pertemuan
    2. Dokumen untuk catan pekembangan pelaksanaan kegiatan
  4. Pembinaan teknis tenaga kependidikan meliputi:
    1. Tempat ruang diskusi
    2. Dokumen kegiatan atau pembinaan
    3. Struktur organisasi PKBM

Ciri utama organisasi PKBM adalah organisasi yang ramping. Struktur kaya fungsi standar organisasi dalam prakteknya dapat disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kebutuhan masing-masing. Standar organisasinya adalah sebagai berikut :

  1. Pembina
  2. Ketua
  3. Sekretaris
  4. Bendahara
  5. Bagian yang menangani pendidikan, bagian yang menangani jaringan kemitraan dan pelayanan informasi
  6. Penanggung jawab program (sesuai dengan kebutuhan)
  7. Tenaga pendidik (tutor, narasumber, pelatih, instruktur) sesuai dengan kebutuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s