Program Paket B Setara SMP

Pendidikan kesetaraan merupakan salah satu program dari pendidikan non formal yang mencakup program Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP, dan Paket C Setara SMA dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian professional peserta didik.

Dalam buku Acuan Proses Pelaksanaan Dan Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan disebutkan bahwa program Paket B Setara SMP adalah program pendidikan dasar pada jalur pendidikan non formal setara SMP/MTs bagi siapapun yang terkendala ke pendidikan formal atau berminat dan memilih pendidikan kesetaraan untuk ketuntasan pendidikan dasar. Pemegang ijazah program Paket B memiliki hak eligibilitas yang sama dengan pemegang ijazah SMP/MTs.

Sasaran program Paket B Setara SMP adalah penduduk yang terkendala ke jalur formal karena beberapa faktor, diantaranya 1) Faktor waktu, penduduk yang menghabiskan waktunya untuk bekerja, 2) Faktor geografi, penduduk yang umumnya sebagai etnis minoritas, suku terasing, dan terisolir pada daerah terpencil yang sulit dilalui oleh kendaraan umum, 3) Faktor ekonomi, penduduk miskin dari kalayangan nelayan, petani, penduduk kumuh, dan miskin perkotaan, 4) Faktor keyakinan, seperti warga pesantren yang tidak menyelenggarakan pendidikan formal, 5) Faktor sosial/hukum, penduduk yang memiliki masalah dengan sosial dan hukum seperti anak jalanan, anak lapas, korban napza.

Sama halnya dengan pendidikan di SMP, struktur kurikulum tingkat satuan program Paket B memuat komponen mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional dan yang tidak diujikan, keterampilan fungsional, muatan lokal, seni budaya, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan serta pendidikan pengembangan diri. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang terdiri atas Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada setiap tingkat dan atau semester. Beban belajar pada pendidikan Paket B dinyatakan dalam Satuan Kridit Kompetensu (SKK) yang menunjukkan satuan kompetensi yang dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti program pembelajaran melalui system tatap muka, praktek keterampilan, dan kegiatan mandiri yang terstruktur.

Pendidik pada program Paket B harus memiliki kompetensi pedagogok, personal, pengetahuan dan social serta didukung dengan kualifikasi pendidikan yangs sesuai. Tenaga kependidikan pada program Paket B sekurang-kurangnya terdiri atas pengelola kelompok belajar, tenaga administratif, tenaga perpustakaan dan tenaga laboran.

Dalam proses pelaksanaan program Paket B, ada tiga tahap yang harus dilakukan oleh PKBM sebagai penyelenggara, yaitu

  1. Tahap persiapan :
    1. Kasubdin kabupaten/kota yang membidangi PLS dan Penilik PLS di kecamatan mengadakan komnikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat; kepala desa/kelurahan, kyai, ulama, Dai, ketua orsosmas, ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan tokoh masyarakat yang lain.
    2. Kasubdin kabupaten/kota yang membidangi PLS di kecamatan dengan para tokoh masyarakat mengadakan sosialisasi program kepada masyarakat luas.
    3. Kasubdin kabupatn/kota yang membidangi PLS di kecamatan dengan tokoh masyarakat mengidentifikasi penyelenggara program, tempat belajar, calon peserta dan tenaga pendidik.
    4. Penyelenggara program membuat kesepakatan dengan tenaga pendidik dan peserta didik tentang kegiatan belajar.
    5. Penyelenggara program menyiapkan tempat kegiatan belajar, modul, bahan dan peralatan praktek dan pendidikan keterampilan, dan perlengkapan lain.
  2. Tahap pelaksanaan
    1. Tutor dan peserta didik memulai kegiatan belajar sesuai dengan jadwal kegiatan.
    2. Tutor dan peserta didik melaksanakan kegiatan belajar.
    3. Tutor member bimbingan baik secara individu maupun kelompok.
    4. Tutor melaksanakan kegiatan evaluasi
  3. Tahap pasca pembelajaran
    1. Penyelenggara dan tutor membantu memfasilitasi peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
    2. Penyelenggara dan tutor membantu peserta didik yang telah lulus/tamat belajar untuk menciptakan kegiatan usaha.
    3. Penyelenggara dan tutor membantu peserta didik yang telah lulus /tamat untuk mendapatkan lapangan kerja
    4. Mendata peserta didik yang telah bekerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s